Sejarah Perusahaan

• 1987
Perseroan didirikan pada tanggal 8 Januari 1987 dengan nama PT Zebra dikukuhkan dalam akta No. 45 tanggal 8 Januari 1987, yang dibuat dihadapan Soetjipto, SH. Notaris di Surabaya, dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia, nomor : C2-6527.HT.01.01.TH.87 tertanggal 12 Oktober 1987. Kemudian Perseroan melakukan perubahan nama menjadi PT Zebra Taxi, melalui akta no. 200 tanggal 29 September 1987 yang dibuat oleh Soetjipto, SH. Notaris di Surabaya.

• 1990
Pada tanggal 26 Mei 1990 Perseroan merubah nama lagi menjadi PT. Zebra Nusantara sekalius melakukan penambahan modal dasar perseroan dari Rp. 6.000.000.000 menjadi Rp. 35.000.000.000 dan modal disetor sebanyak Rp. 4.964.400.000.

• 1996
Dalam RUPS tanggal 11 Oktber 1996, Perseroan menyematkan status sebagai perusahaan “Terbuka” menjadi PT Zebra Nusantara, Tbk. Disamping itu Perseroan stock split saham dari nominal Rp. 1.000,- per saham menjadi Rp. 500,- per saham an melakukan penambahan Modal Dasar menjadi Rp. 75.000.000.000,-. Menyetujui stock dividen dari laba yang ditahan sebesar Rp. 5.311.801.000 dari saham yang ada sebesar 15.942.675 saham. Dibagi sebesar 1.700.000.000 saham dengan ratio perbandingan 14 :1. Pembagian saham bonus tersebut dari agio saham sebesar Rp. 500.000.000 dari 15.942.675 saham.

• 2000
Pada tanggal 1 Nopember 2000 perseroan melakukan Riht Issue dengan meningkatkan modal dasar menjadi Rp. 80.000.000.000,- dan modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp. 20.041.249.000,- serta menerbitkan saham baru seri B dengan nilai nominal Rp. 100,- per saham melalui Penawaran Umum Terbatas I dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

• 2003
Perseroan mengakuisisi PT Surabaya Artautama Bersama yang bergerak dalam bidang usaha sejenis, yakni jasa transportasi taksi.

• 2004
Perseroan melakukan peningkatan modal dasar menjadi Rp. 300.000.000.000,- yang terbagi atas 2.839.670.008 saham, yang terdiri dari 40.082.498 saham seri A @ Rp. 500,- per saham dan 615.574.204 saham seri B @ Rp. 100- per saham.

• 2005
Pada tanggal 10 Agustus 2005, Perseroan mendirikan anak perusahaan yang bernama PT Zebra Energi, yang bergerak dibidang usaha BBG (Bahan Bakar Gas).

• 2010
Perseroan melakukan “spin off” asset ke PT Zebra Energi khususnya asset yang berhubungan dengan pengelolaan BBG. Proses spin off dilakukan dengan mengkonversi asset kedalam bentuk saham senilai Rp. 397.000.000.,- atau sebanyak 397 saham @ Rp. 1.000.000,-, sehingga saham Perseroan mengalami peningkatan menjadi 646 saham atau Rp. 646.000.000,-

• 2014
Perseroan melakukan Debt to Equity dengan menggunakan mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu kepada PT. INFINITI WAHANA sebesar Rp. 30.070.021.006,- dengan harga pelaksanaan transaksi sebesar Rp. 150,- Jumlah saham baru yang diterbitkan sebanyak 200.466.807 lembar saham seri B dengan nilai nominal Rp. 100,-.

• 2017
Perseroan tidak mengoperasionalkan kegiatan usaha transportasinya dikarenakan keberadaan taksi daring/taksi online membooming, sehingga keberadaan taksi reguler meredup.

• 2019
Perseroan menyelenggarakan RUPS di Jakarta, dan salah satu hasil keputusan rapat adalah melakukan penggantian pengurus Perseoan, yakni menjadi sebagai berikut :
– Komisaris Utama : John Pieter Sembiring
– Komisaris (Independen) : Rocky Candra
– Direktur Utama (Independent) : Drs. H. Mulyadi, MM.
– Direktur : Yogi Wibawa
Keseluruhan hasl rapat telah dituangkan kedalam Risalah Rapat No. 07/SK/HH/VI/2019 serta Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 33 tanggal 28 Juni 2019 yang dibuat oleh Hestyani Hassan, SH. M.Kn. Notaris di Jakarta.